Home / Keuangan / 5 Cara Bayar Fidyah Beserta Waktu dan Perhitungannya

5 Cara Bayar Fidyah Beserta Waktu dan Perhitungannya

/

Cara Bayar Fidyah – Wanita merupakan mahluk yang cukup lembut dan memiliki karunia yang sangat luar yang diberikan oleh Allah SWT. Yang dimana karunia tersebut adalah bisa mengandung bayi yang merupakan calon penerus kita sebagai orang tua. Oleh sebab itu, ketika ada wanita sedang mengandung haruslah kita jaga dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.

Selain itu, bagi ibu hamil dan juga ibu menyusui ada juga diberi keistimewaan yang didapat ketika datang bulan ramadhan, yaitu diperbolehkan tidak mengikuti puasa wajib ramadhan. Namun dalam ajaran agama islam tentu saja da konsekuensi yang harus di bayarkan ketika ibu hamil tersebut sudah sehat dan sudah bisa mengerjakan aktifitas harian seperti biasa. Yang mana konsekuensi yang harus dibayarkan berupa membayar fidyah.

Apa fidyah itu? jika anda belum mengetahui apa itu fidyah maka silahkan simak penjelasan berikut ini. Dalam ajaran agama Islam, fidyah sama seperti denda yang harus dibayarkan setiap orang yang tidak bisa mengikuti apa yagn sudah menjadi kewajiban mereka, seperti pada kasus diatas, maka ibu hamil atau ibu menyusui sudah di haruskan untuk membayar fidyah. Itulah sedikit pengertian tentang fidyah, lalu bagaimana cara bayar fidyah itu sendiri dan bagiamana cara menghitungnya?

Sebenarnya cara bayar fidyah sendiri pun sudah di tetapkan oleh ajaran agama Islam beserta cara penghitungannya. Namun bagi anda yang belum mengetahui cara benar dan langkah penghitungannya maka anda bisa menyimak informasi terbaru myjourney.id berikut ini tentang cara bayar fidyah untuk ibu hamil beserta cara penghitungannya.

Cara Bayar Fidyah Beserta Waktu dan Perhitungannya

Cara Bayar Fidyah
Cara Bayar Fidyah

Cara Bayar Fidyah Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang tidak mengikuti ibadah puasa di bulan ramadhan memang sudah di haruskan untuk membayar fidyah. Yang mana tata cara membayar fidyah untuk ibu hamil sendiri bisa di bayarkan dalam bentuk makanan pokok atau makanan siap saji. Yang dimana untuk perinciannya bisa anda simak berikut ini.

Membayar Fidyah dengan Makanan Pokok

  • Jadi jika ada seorang ibu hamil dan ibu menyusi yang tidak melaksanakan puasa wajib ramadhan selama 30 hari, maka ia di haruskan untuk menyediakan fidyah 30 takar dimana masing-masing 1.5 kg
  • Kemudian fidyah tersebut boleh di bayarkan kepada 30 orang fakir misikin atau beberapa orang saja semisal untuk tiga orang yang masing-masing mendapatkan 10 takar

Membayar Fidyah dengan Makanan Siap Saji

  • Jika anda ingin membayar fidyah dengan memberi makanan siap saji kepada fakir miskin, maka jika anda ada seorang ibuhamil dan ibu menyusui tidak mengikuti pusa ramadhan selamat 30 hari ia diwajibkan untuk membayar fidyah kepada fakir miskin dengan 30 porsi makanan siap saji
  • Perlu di perhatikan untuk satu porsi harus lengkap dengan lauk pauknya

Waktu Pembayaran Fidyah Bagi Ibu Hamil

Setelah anda mengetahui cara bayar fidyah untuk ibu hamil seperti diatas kami sampaikan, lalu biasanya banyak yang bertanya kapan kiranya waktu pembayaran fidyah itu di lakukan. Sebenarya semakin cepat anda membayar fidyah maka akan lebih baik. Namun biasanya pembayaran fidyah sendiri dilakukan setelah selesai ibadah puasa ramadhan dan setelah shalat idul fitri. Baik itu untuk ibu hamil dan menyusui atau pun juga untuk orang tua yang sudah lanjut usia.

Cara Penghitungan Fidyah Bagi Ibu Hamil

Untuk cara penghitungan fidyah bisa dibilang sangatlah mudah dan simple. Dimana di Indonesia biasanya pembayaran Zakat fitrah di sepakati sebesar 2.5kg beras.akaran 1 mud = 1/4 sha berarti 1 mud = 1/4 x 2.5 kg

Maka untuk menghitungnya adalah jika harga beras perkilogramnya adalah Rp 10.000 maka harga 2.5 kg beras adalah Rp 25 ribu rupiah. Dan untuk ibu hamil atau ibu menyusui di wajibkan membayar fidyah sebesar 1/4 dari Rp 25.000 jadi besaran fidyah yang harus di bayar adalah Rp 6.250 untuk sekali makan. Jadi jika ibu hamil dan iu menyusui tersebut tidak mengikuti selama 30 hari puasa ramadhan maka uang yang harus di bayar adalah Rp 6.250 x 30 hari = 187.500 ribu rupiah.

Itulah kiranya inforamsi yang dapat kami sampiakan ada kesempatan kali ini. Jangan lupa simak pula informasi menarik lainnya seputar Cara Bayar Bolt Home dan juga Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan yang sudah kami bagikan sebelumnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda.

This div height required for enabling the sticky sidebar