Home / Usaha / 2 Cara Packing Daun Pisang untuk Pasar Lokal dan Luar Negeri

2 Cara Packing Daun Pisang untuk Pasar Lokal dan Luar Negeri

/

Cara Packing Daun Pisang – Untuk memasarkan barang biasanya penjual akan melakukan packing terlebih dahulu, baik penjualan ke pasar-pasar lokal maupun ke pasar luar negeri. Membahas terkait akan hal ini, terkadang penjual akan melakukan packing tergantung dari barang yang akan di pasarkan tersebut. Jika barang berupa pakaian biasanya akan di packing menggunakan bubble wrap saja. Namun jika barang yang dijual berupa elektronik atau pecah belah lainnya, selain menggunakan bubble wrap, pihak penjual juga akan melakukan packing kayu agar keamanan lebih terjamin.

Nah berbicara mengenai pengiriman barang ke luar negeri atau ekspor, sebelumnya kami sudah sempat membahas mengenai CARA MENJUAL DAUN PISANG KE LUAR NEGERI. Ada banyak orang yang bertanya bagaimana cara pengemasan daun pisang yang diekspor ke luar negeri? Apakah menggunakan plastik biasa seperti yang dijual di pasar lokal? Mengenai cara packing daun pisang yang dijual ke luar negeri sudah pasti berbeda dengan pengemasan daun pisang yang dijual di pasar lokal di setiap wilayah di Indonesia.

Untuk soal bisnis daun pisang, mungkin sudah bukan hal asing lagi jika di setiap wilayah ada beberapa orang yang memiliki usaha untuk menjual daun pisang. Manfaat daun pisang sendiri memang cukup banyak, seperti digunakan sebagai pembungkus makanan ringan, pembungkus nasi rames, gudeg dan lain sebagainya. Sedangkan jika daun pisang yang dijual ke luar negeri khususnya negara Jepang, biasanya daun pisang tersebut digunakan sebagai hiasan atau juga sebagai bahan pembuat Ikebana yang merupakan seni merangkai bunga.

Seperti sudah disinggung diatas bahwa cara pengemasan king daun pisang ini tergantung dari pasar yang akan dituju. Selain memberikan informasi terkait cara packing daun pisang, kami juga akan menyampaikan informasi lainnya terkait peluang bisnis jualan daun pisang, harga daun pisang di dalam negeri maupun luar negeri serta beberapa informasi penting lainnya. Baiklah tanpa berlama-lama lagi, langsung saja simak informasi yang telah kami siapkan berikut ini mengenai cara pengemasan daun pisang.

READ  Apa Itu SRC Sampoerna dan Keuntungan Menjadi Mitra SRC
Cara Packing Daun Pisang

Peluang Bisnis Jual Daun Pisang

Membahas mengenai peluang bisnis, sebenarnya daun pisang bisa menjadi ladang uang yang cukup menjanjikan. Namun kita harus benar-benar mengetahui celah daripada usaha satu ini. Seperti diketahui juga bahwa di Indonesia sendiri memiliki hampir setiap wilayah dapat ditemui pohon pisang, ada yang tumbuh di dekat, rumah, di hutan, kebun atau lokasi-lokasi lainnya. Hal ini karena pohon pisang memang cukup mudah untuk tumbuh.

Ketika memiliki peluang usaha dari daun pisang ini, kalian bisa mencoba untuk memasarkan daun pisang ke pasar lokal dalam negeri atau ekspor ke luar negeri. Khususnya untuk pasar luar negeri, daun pisang ini memiliki harga yang tergolong tinggi. Akan tetapi sebaliknya jika di dalam negeri, harga jual dari daun pisang ini cukup rendah, hal ini dikarenakan daun pisang memang sangat mudah sekali untuk didapatkan.

Harga Jual Daun Pisang

Harga Jual Daun Pisang

Terkait cara packing daun pisang, sebelum ke pembahasan tersebut kalian juga tentu harus mengetahui lebih dulu harga jual dari daun pisang ini. Seperti sudah dijelaskan di pembahasan sebelumnya, harga jual daun pisang ini memang cenderung lebih tinggi jika dijual di pasar luar negeri, salah satunya adalah Jepang. Jepang menjadi salah satu negara yang memiliki banyak peminat daun pisang ini, selain dijadikan sebagai bahan membuat Ikebana, daun pisang juga kerap digunakan sebagai bahan pembungkus makanan seperti halnya di Indonesia. Harga daun pisang di Jepang sendiri kabarnya di banderol mulai dari Rp 75.000 sampai Rp 800.000. Sangat berbeda jauh dengan harga jual di pasar lokal dalam negeri, dimana harganya hanya Rp 3.500 sampai Rp 5.000 per ikatnya.

Cara Packing Daun Pisang

Sampai di pembahasan utama mengenai cara packing daun pisang. Perlu diingat bahwa cara packing daun pisang yang dijual di pasar dalam negeri ataupun luar negeri ini memiliki pengemasan yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya mengenai cara packing daun pisang, kalian bisa simak penjelasan di bawah ini.

READ  18 Peluang Usaha di Bulan Ramadhan Terbaru 2021

1. Untuk Pasar Lokal

Untuk Pasar Lokal

Cara packing daun pisang untuk dijual ke pasar lokal ini memiliki cara packing yang bisa dikatakan cukup mudah. Jika kalian menjual daun pisang di pasar dekat dengan wilayah, kalian tidak perlu melakukan packing, cukup diikat saja dengan tali atau dimasukkan ke plastik. Jika kalian menjual ke luar daerah atau kota di dalam negeri, kalian bisa memasukkan daun pisang yang sudah diikat tersebut ke dalam kardus lalu lakban.

2. Untuk Pasar Luar Negeri

Untuk Pasar Luar Negeri

Kemudian untuk cara pengemasan daun pisang yang dijual di pasar luar negeri biasanya daun pisang akan dibungkus dengan plastik putih terlebih dahulu. Setelah itu dimasukkan ke dalam kardus lalu di lakban. Untuk pengiriman biasanya membutuhkan waktu yang lama, maka dari itu disini kalian harus menutup kardus dengan lakban agar tidak ada udara yang masuk.

Penting diketahui disini mengenai cara packing daun pisang biasanya memiliki metode-metode yang berbeda-beda. Disini kalian bisa mencari informasi terkait hal tersebut melalui internet atau para importir yang sudah ahli dalam hal packing atau pengemasan barang.

Kesimpulan

Menarik kesimpulan dari pembahasan diatas mengenai cara packing daun pisang. Untuk metode packing atau pengemasan memang memiliki metode yang berbeda-beda, baik untuk pengiriman dalam negeri atau pengiriman ke luar negeri. Penggunaan plastik dan juga kardus sudah pasti diperlukan dalam proses pengemasan. Jangan lupa juga untuk menyiapkan kardus besar jika pengiriman yang dilakukan dalam jumlah yang banyak, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Nah itulah beberapa informasi lengkap yang dapat kalian simak diatas mengenai cara packing daun pisang ke dalam negeri maupun luar negeri. Baiklah, mungkin hanya ini saja yang bisa myjourney.id sampaikan, semoga pembahasan diatas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua.

This div height required for enabling the sticky sidebar