Home / Investasi / Investasi Dinar 2020 : Jenis Koin, Kelebihan & Kekurangan

Investasi Dinar 2020 : Jenis Koin, Kelebihan & Kekurangan

/

Investasi Dinar – Investasi merupakan salah satu cara dalam mengembangkan jumlah uang atau harta yang kita miliki saat ini. Atau sederhananya, kita bermaksud untuk memperoleh dana lebih dari keuntungan di masa depan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, seperti membangun sebuah rumah, membuka usaha atau hal lainnya.

Berbicara mengenai investasi disini, kami akan membahas mengenai investasi koin emas Dinar. Emas dan properti mungkin menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak dipilih oleh sebagian kalangan masayraklat. Namun perlu kalian ketahui saat ini bahwa Dinar juga dapat menjadi salah satu jenis instrumen yang dapat kita pilih.

Dinar merupakan kepingan logam emas murni dengan berat 1 mitsqal atau setara dengan 1/7 troy ounce. Mengacu pada situs logammulia, dinar memang dikenal sebagai alat perdagangan resmi yang paling stabil dan sesuai dengan syariah sejak berabad-abad lamanya. Disamping itu Dinar juga dapat digunakkan untuk pembayaran zakat, investasi dan juga mahar.

Pada pembahasan kali ini kami akan membahas mengenai investasi Dinar, mulai dari jenis koin, kelebihan dan juga kekurangan investasi Dinar yang satu ini. Baiklah daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak ulasan mendalam yang telah kami siapkan berikut ini.

Investasi Dinar : Jenis Koin, Kelebihan & Kekurangan

Investasi Dinar

Jenis Koin Dinar

Koin Dinar ini memiliki 2 jenis yang dapat kalian ketahui, yakni Dinar Au 91.7% dan Dinar FG 99.99%. Nah lebih jelasnya sebaiknya kita simak pembahasannya berikut ini:

Koin 1 Dinar Au 91.7%

Koin yang satu ini memiliki desain yang unik dengan gambar Masjidil Haram pada bagian depan dan bertuliskan dua kalimat syahadat pada bagian belakangnya. Berat koin ini adalah 4.25 gram dengan kadar kemurnian Au 91.7%

Antam juga menjual berbagai spesifikasi lainnya, seperti koin 1/4 dinar yang dibanderol dengan harga Rp 682.005. Maksud dari Au 91.7% Dinar adalah koin yang terbuat dari emas dengan kandungan murni sebesar 91/7% atau emas 22 karat. Au sendiri berasal dari kata Aurum yang merupakan nama latin dari emas.

Koin 1 Dinar FG 99.99%

Jenis koin yang kedua adalah Dinar FG 99.99%. Koin yang satu ini memiliki desain dengan logo khas logam mulia yang bertuliskan Fine Gold (FG) dengan berat 4,25 gram. Koin ini memiliki kandungan kemurnian 99.99% atau 24 karat.

Kelebihan dan Kekurangan

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dalam berinvestasi dinar ini. Hal ini sangat wajib kita ketahui, agar nantinya kita dapat mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Apa saja kelebihan dan kekurangannya, mari kita simak dibawah ini.

Kelebihan

  • Harga beli koin dinar bisa dikatakan cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan emas batangan
  • Tidak ada ongkos pembuatan yang dipotong dari nilai jual ketika dinar dijual kembali
  • Selisih buyback dinar tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan buyback emas batangan, terutama dalam kalangan komunitas
  • Memiliki ketetapan standar, yakni 1 keping dinar setara dengan emas 22 karat dengan berat 4,25 gram
  • Mudah untuk dijumlah dan dibagi apabila dibandingkan dengan emas batangan. Sebagai contoh, apabila kita memiliki emas batangan 20 gram dan sedang membutuhkan dana senilai 10 gram, maka kita tetap harus menjual seluruh emas batangan sekalipun hanya membutuhkan dana setengah dari nilainya karena tidak dapat membaginya.
  • Akses untuk para pembeliannya sangatlah mudah. Kita dapat membelinya mulai dari agen penjual dinar, bank syariah dan juga PT ANTAM

Kekurangan

  • Ada Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 10 persen karena di Indonesia dinar masih termasuk dalam kategori perhiasan.
  • Diperlukan tempat penyimpanan agar terhindar dari risiko kehilangan. Jika kita ingin menyimpannya di safe deposit atau Pegadaian, kita sudah pasti harus mengeluarkan biaya sewa.
  • Masuk dalam kategori jenis investasi jangka panjang, mulai dari 5 – 10 tahun.
  • Tetap terpengaruh dengan kondisi global, produksi emas dunia, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai investasi dinar yang dapat kalian simak diatas. Pahami juga beberapa kelebihan dan kekurangan dari investasi jangka panjang yang satu ini. Baiklah mungkin hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua. Jangan lupa juga baca artikel lain mengenai jenis investasi jangka pendek yang telah myjourney.id sampaikan di postingan sebelumnya.

This div height required for enabling the sticky sidebar